27 June 2012

GAMBARAN PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU TENTANG PEMBERIAN SUSU FORMULA PADA BAYI 0-6 BULAN DIWILAYAH KERJA PUSKESMAS XXXXX


BAB I
PENDAHULUAN

A.    Latar Belakang
Dewasa ini makin banyak pilihan produk dan merek susu formula untuk bayi berusia di bawah enam bulan. Meski begitu, sebaiknya orang tua yang memiliki bayi pada usia tersebut harus ekstra hati-hati pada  saat memutuskan memilih susu formula. Sudah sangat sering diulas oleh dokter anak maupun ahli gizi anak bahwa satu-satunya makanan terbaik untuk bayi berusia 0 hingga 6 bulan adalah  air susu ibu (ASI), (IDAI, 2006).
Bayi yang diberi susu susu formula mengalami kesakitan diare 10 kali lebih banyak yang menyebabkan angka kematian bayi juga 10 kali lebih banyak, infeksi usus karena bakteri dan jamur 4 kali lipat lebih banyak, sariawan mulut karena jamur 6 kali lebih banyak. Penelitian di Jakarta memperlihatkan persentase kegemukan atau obesitas terjadi pada bayi yang mengkonsumsi susu formula sebesar 3,4% dan kerugian lain menurunnya tingkat kekebalan terhadap asma dan alergi (Dwinda, 2006).

Berdasarkan hasil penjajakan awal di wilayah kerja Puskesmas Peusangan, khususnya di Kecamatan Peusangan, bahwa dari 7 orang ibu yang mempunyai bayi 0-6 bulan dan mendapatkan hasil 4 diantaranya memberikan susu formula saja, 2 diantaranya tetap memberikan ASI tetapi tidak dilakukan secara teratur karena ibu berfokus pada susu formula dan 1 diantaranya lagi memberikan ASI  secara Ekslusif. Jadi di Kecamatan Peusangan masih banyak ibu yang beranggapan bahwa susu formula dapat dijadikan sebagai pengganti ASI pada bayi.

0 komentar: