28 September 2015

Pemasangan Oksigen

BAB I
PENDHULUAN

A.    Latar Belakang
Oksigen (O2) merupakan komponen gas yang sangat berperan dalam proses metabolisme tubuh untuk mempertahankan kelangsungan hidup seluruh sel tubuh secara normal. Oksigen diperoleh dengan cara menghirup udara bebas dalam setiap kali bernafas. Dengan bernafas setiap sel tubuh menerima oksigen, dan pada saat yang sama melepaskan produk oksidasinya. Oksigen yang bersenyawa dengan karbon dan hidrogen dari jaringan memungkinkan setiap sel melangsungkan proses metabolismenya, oksigen hasil buangannya dalam bentuk karbondioksida (CO2) dan air (H2O).
Terapi oksigen adalah memberikan aliran gas lebih dari 20 % pada tekanan 1 atmosphir sehingga konsentrasi oksigen meningkat dalam darah. Terapi oksigen adalah memasukkan oksigen tambahan dari luar ke paru melalui saluran pernafasan dengan menggunakan alat sesuai kebutuhan (Standar Pelayanan Keperawatan di ICU, Dep.Kes. RI, 2005).
Terapi oksigen adalah pemberian oksigen dengan konsentrasi yang lebih tinggi dari yang ditemukan dalam atmosfir lingkungan. Pada ketinggian air laut konsentrasi oksigen dalam ruangan adalah 21 %, (Brunner & Suddarth,2001).




B.     Tujuan
1.      Memahami pengertian dan tujuan dari pemberian oksigen
2.      Mengetahui indikasi pemberian oksigen
3.      Mengetahui syarat-syarat pemberian oksigen
4.      Mengetahui indikasi penberian oksigen
5.      Mengetahui metode-metode pemberian oksigen
6.      Mengetahui bahaya pemberian oksigen.
BAB II
TINJAUAN PUSTAKA

A.    Definisi Oksigen
Oksigen atau zat asam adalah unsur kimia dalam sistem tabel periodik yang mempunyai lambang O dan nomor atom 8. Ia merupakan unsur golongan kalkogen dan dapat dengan mudah bereaksi dengan hampir semua unsur lainnya (utamanya menjadi oksida). Pada Temperatur dan tekanan standar, dua atom unsur ini berikatan menjadi dioksigen, yaitu senyawa gas diatomik dengan rumus O2 yang tidak berwarna, tidak berasa, dan tidak berbau. Oksigen merupakan unsur paling melimpah ketiga di alam semesta berdasarkan massa dan unsur paling melimpah di kerak Bumi.
Kita sebagai manusia, seperti halnya makhuk hidup lainnya pastilah memerlukan oksigen untuk mempertahankan kelangsungan hidup.
Oksigen merupakan salah satu komponen gas dan unsur vital dalam proses metabolisme, untuk mempertahankan kelangsungan hidup seluruh sel tubuh. Secara normal elemen ini diperoleh dengan cara menghirup udara ruangan dalam setiap kali bernafas. (Dikutip dari Tetapi Oksigen Dalam Asuhan Keperawatn oleh Ikhsanuddin Ahmad).
Dalam pemberian sumber oksigen perlu diperhatikan “humidification”. Hal ini penting diperhatikan karena udara yang normal dihirup telah mengalami humidifikasi (pelembaban udara) sedangkan oksigen yang diperoleh dari sumber oksigen (tabung) merupakan udara kering yang belum terhumidifikasi.

B.     Tujuan Pemasangan Oksigen
1)      Untuk memenuhi kekurangan zat asam ( Oksigen )
2)      Untuk membantu kelancaran metabolisme
3)      Untuk mencegah hypoxsia , misalnya pada penyelam , penerbang , pendaki gunung , pekerja ambang .
4)      Sebagai tindakan pengobatan
( Tim Dep Kes RI , 1985  )

C.    MENGGUNAKAN OKSIGEN (OKSIGEN TABUNG)

D.     

0 komentar: