04 January 2013

Kader


a.   Pengertian Kader
Kader kesehatan masyarakat adalah laki-laki atau wanita yang dipilih oleh masyarakat dan dilatih untuk menangani masalah-masalah kesehatan perseorangan maupun masyarakat serta untuk bekerja dalam hubungan yang amat dekat dengan tempat-tempat pemberian pelayanan kesehatan (Niken Meliani, 2009).
Kader merupakan tenaga masyarakat yang dianggap paling dekat dengan masyarakat. Departemen kesehatan membuat kebijakan mengenai pelatihan untuk kader yang dimaksudkan untuk meningkatkan pengetahuan, menurunkan angka kematian ibu dan angka kematian bayi. Para kader kesehatan masyarakat itu seyogyanya memiliki latar belakang pendidikan yang cukup sehingga memungkinkan mereka untuk membaca, menulis dan menghitung secara sederhana (Niken Meliani, 2009).

b.   Peran Fungsi Kader
Peran dan fungsi kader sebagai pelaku penggerakan masyarakat:
1)  Perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS).
2)  Pengamatan terhadap masalah kesehatan di desa.
3)  Upaya penyehatan lingkungan.
4)  Peningkatan kesehatan ibu, bayi dan anak balita.
5)  Pemasyarakatan keluarga sadar gizi (Kadarzi)
c.   Pembentukan Kader
Mekanisme pembentukan kader membutuhkan kerjasama tim. Hal ini disebabkan karena kader yang akan dibentuk terlebih dahulu harus diberikan pelatihan kader. Pelatihan kader ini diberikan kepada para calon kader di desa yang telah ditetapkan. Sebelumnya telah dilaksanakan kegiatan persiapan tingkat desa berupa pertemuan desa, pengamatan dan adanya keputusan bersama untuk terlaksananya acara tersebut. Calon kader berdasarkan kemampuan dan kemauan berjumlah 4-5 orang untuk posyandu. Persiapan dari pelatihan kader ini adalah :
1)  Calon kader yang akan dilatih.
2)  Waktu pelatihan sesuai kesepakatan bersama.
3)  Tempat pelatihan yang bersih erang, segar dan cukup luas.
4)  Adanya perlengkapan yang memadai.
5)  Pendanaan yang cukup.
6)  Adanya tempat praktik (lahan praktik bagi kader)
d.   Strategi menjaga Eksistensi Kader
Setelah kader posyandu terbentuk maka perlu adanya stategi agar mereka dapat selalu eksis membantu masyarakat di bidang kesehatan. Beberapa upaya yang dapat dilaksanakan adalah:
1)  Refresing kader posyandu pada saat posyandu telah selesai dilaksanakan, oleh bidan desa maupun petugas lintas sektor yang mengikuti kegiatan posyandu.
2)  Adanya perkumpulan kader posyandu tiap desa dan dilaksanakan pertemuan rutin bulan secara bergilir di setiap posyandu.
3)  Revitalisasi kader posyandu baik tingkat desa maupun kecamatan. Dimana semua kader diundang dan diberikan penyegaran materi serta hiburan dan bias juga diberikan rewards.
4)  Pemberian rewards rutin misalnya berupa kartu berobat gratis ke puskesmas untuk kader dan keluarganya dan juga dalam bentuk materi yang lain yang diberikan setiap tahun (Niken Meliani, 2009). 

0 komentar: